ULANGAN HARIAN HIKAYAT
ULANGAN HARIAN
SMAK
KESUMA MATARAM
Materi : Hikayat
Kelas : X
Jurusan : Umum
Alokasi Waktu : 60 menit
SOAL
PILIHAN GANDA
1.
Hikayat merupakan karya sastra lama yang
menggunakan bahasa...
A.
Jawa Kuno
B.
Sansakarta
C.
Melayu
D.
Arab
E.
Indonesia
2.
Gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu
secara berlebihan disebut....
A.
Matafora
B.
Sarkasme
C.
Metafora
D.
Personafikasi
E.
Hiperbola
3.
Hikayat biasanya menceritakan tentang
kehidupan di sekitar kerajaan. Hal ini menunjukan salah satu ciri-ciri hikayat
yaitu...
A.
Anonim
B.
Fiktif
C.
Klise
D.
Istanasentris
E.
Mistis
4.
Perhatikan penggalan hikayat Mashudulak
berikut!
Hatta maka berapa lamanya
Masyhudulhakk pun besarlah. Kalakian maka bertambah-tambah cerdiknya dan
akalnya itu. Maka pada suatu hari adalah dua orang laki-istri berjalan. Maka
sampailah ia kepada suatu sungai. Maka dicaharinya perahu hendak menyeberang,
tiada dapat perahu itu. Maka ditantinya 1) kalau-kalau ada orang lalu
berperahu. Itu pun tiada juga ada lalu perahu orang. Maka ia pun berhentilah di
tebing sungai itu dengan istrinya. Sebermula adapun istri orang itu terlalu
baik parasnya. Syahdan maka akan suami perempuan itu sudah tua, lagi bungkuk
belakangnya. Maka pada sangka orang tua itu, air sungai itu dalam juga.
Katanya, “Apa upayaku hendak menyeberang sungai ini?”
Sudut pandang yang
digunakan penulis dalam hikayat tersebut adalah....
A.
Orang pertama pelaku utama
B.
Orang petama pelaku sampingan
C.
Orang pertama pelaku sentral
D.
Orang kedua serba tahu
E.
Orang ke tiga
5.
Hikayat bersifat komunal, artinya
adalah....
A.
Hikayat berfungsi untuk mengumpulkan
nilai-nilai kehidupan
B.
Hikayat milik masyarakat
C.
Hiakyat terlahir dari budaya
D.
Hikayat berhubungan dengan adat istiadat
E.
Hikayat bersifat klasik
6.
Bacalah penggalan hikayat Hikayat Ibnu
Hasan berikut!
“Kelak, apabila ananda sudah sampai,
ketempat merantau, pandai-pandailah menjaga diri, karena jauh dari orang tua,
harus tahu ilmunya hidup, jangan keras kepala, angkuh dan menyombongkan diri,
merasa lebih dari yang lain, merasa diri orang kaya lalu menghina sesama. Kalau
begitu perbuatanmu, hidupmu tidak akan senang karena dimusuhi semua orang,
tidak akan ada yang mau menolong, kalau celaka tidak akan diperhatikan, berada
di rantau orang, kalau judes akan mendapatkan kesusahan, hati-hatilah menjaga
diri jangan menganggap enteng segala hal.”
Nilai yang terkandung di
dalam hikayat tersebut adalah...
A.
Nilai Moral, Sosial, dan Agama
B.
Nilai Agama, estetika, dan etika
C.
Nilai agama, budaya, dan sosial
D.
Nilai sosial, pendidikan, dan
moral
E.
Nilai estetika, moral, dan agama
7.
Hikayat Sri Rama merupakan jenis hikayat
....
A.
Berunsur Buddhis
B.
Berunsur Hindu
C.
Berunsur islam
D.
Berunsur budaya
8.
Alur yang dimulai dari pemaparan
penyelesaian konflik, klimaks, munculnya konflik, pengenalan peristiwa, dan
pengenalan awal cerita disebut alur..
A.
Campuran
B.
Maju
C.
Mundur
D.
Maju mundur
E.
Klimaks
9.
Bacalah penggalan hikayat berikut untuk
menjawab soal nomor 9 dan 10!
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba
ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan
rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar
anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba
dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak
raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang
sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera
Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Amanat yang tersirat
dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …
A.
Basmilah jika melihat kejahatan
B.
Jangan menyombongkan diri
C.
Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan
D.
Hendaklah menolong orang yang
dalam kesulitan
E.
Bersyukurlah jika mendapat pertolongan
10.
Kalimat dalam kutipan tersebut yang
menunjukkan ciri-ciri sastra Melayu klasik dilihat dari bahasanya, menggunakan
kata....
A.
diam, dan tuan
B.
daripadanya dan merebut
C.
raja dan tamasya
D.
rimba dan akal
E.
hamba dan buraksa
ESAI
1.
Apa yang anda ketahui tentang hikayat?
2.
Sebutkan dan jelaskan perbedaan hikayat
dan cerpen!
3.
Jelaskan nilai-nilai yang terkandung di
dalam sebuah hikayat secara umum!
4.
Perhatikan penggalan teks teks berikut!
Ibnu Hasan menunduk, menjawab agak
malu,”Hamba ingin menjelaskan mengapa hamba besusah payah tanpa mengenal lelah,
mencari ilmu. Memang sangkaan orang begitu karena ayahku kaya raya, tidak
kekurangan uang, ternaknyapun banyak, hamba tidak usah bekerja, karena tidak
akan kekurangan.
Namun, pendapat hamba tidak demikian,
akan sangat memalukan seandainya ayah sudah tiada, sudah menunggal dunia, semua
hartanya jatuh ketangan hamba. Tapi, ternyata tidak terurus karena saya tidak
teliti akhirnya harta itu habis, bukan bertambah. Distulah terlihat ternyata
kalau hamba ini bodoh.
a.
Apa pendapatmu terhadap perkataan Ibnu
Hasan?
b.
Bagaimana pendapatmu tentang para pelajar
muda zaman ini, apabila dikaitkan dengan sikap Ibnu Hasan?
5.
Amanat dalam hikayat biasanya disampaikan
secara eksplisit sedangkan cerpen cenderung disampaikan secara implisit. Apa maksud
dari pernyataan tersebut?
SEMOGA SUKSES!
Comments
Post a Comment